Jumat, 09 Desember 2011

Hati-hati terhadap Sumpah

“Sumpah demi Tuhan aku nggak melakukannya” “Sumpah demi Tuhan aku melihat dia melakukannya” “Sumpah demi ayahku itu nggak terjadi” dan berbagai-bagai kata sumpah lainnya tentu sering kita dengar atau malah kita ucapkan, mungkin secara tidak sengaja seperti “Sumpah lucu banget!” dan lain-lain.
Sebenarnya, sumpah itu tidak boleh diucapkan dengan sembarangan, demi apapun juga, sumpah tidak boleh dilakukan karena selain terkadang sumpah itu salah, kita tidak berhak menyumpahi apapun, hal itu tertulis dalam perjanjian baru di kitab Matius 5:33-36 bahwa Tuhan Yesus melarang keras kita untuk bersumpah demi apapun.
Dalam perjanjian lama, telah terjadi banyak sumpah yang mencelakakan, contoh saja sumpah Yefta kepada Tuhan, Hakim-hakim 11:29-40 yaitu ia bersumpah bahwa yang ia lihat pertama kali saat pulang ke kotanya usai berperang, akan ia persembahkan kepada Allah, dan... anak perempuan satu-satunya lah yang menyambutnya dengan tari-tarian di pintu gerbang, maka, mau tak mau Yefta harus mengorbankan anaknya tersebut kepada Allah.
“Jadi sebelum bersumpah, apakah hendaknya kita berfikir terlebih dahulu?” TIDAK!! Lebih tepatnya adalah kita tidak boleh bersumpah demi apapun juga meski itu demi barang kepunyaanmu sendiri, karena Alkitab telah jelas menuliskannya.
Jika memang ya katakan ya jika tidak katakanlah tidak, beres kan? Tidak perlu memakai sumpah-sumpah lagi
:)

By : Kristina Andita Pradani

Tidak ada komentar:

Posting Komentar